08 Maret 2020 4.070 Kali
Jual beli tanah merupakan perbuatan hukum pemindahan hak atas tanah oleh penjual. Hal ini bersamaan dengan pembayaran harga oleh pembeli yang bersifat terang, tunai, dan riil. Proses jual beli harus dilakukan secara terang-terangan atau tidak secara sembunyi. Kegiatan antara penjual dan pembeli ini dilakukan di depan notaris/PPAT (pejabat pembuat akta tanah).
Jual beli ini bersifat tunai, pembeli membayar harga langsung bersamaan dengan pemindahan hak tanah oleh penjual. Riil berarti jual beli ini merupakan tindakan yang nyata.
Seperti dikutip dari buku Panduan Mengurus Tanah Rumah dan Perizinannya karya Dyara Radhite Oryza Fea SH. M.Kn menyatakan ada beberapa hal yang mencakup jual beli tanah yaitu obyek, subyek, dan sahnya jual beli tanah rumah.
Di bawah ini ada sekelumit penjelasan mengenai hal ini. Bagi Anda yang ingin berinvestasi tanah, simak hal ini.
Obyek Jual Beli Tanah
Menurut Dyara, dalam jual beli tanah, yang menjadi obyek adalah hak atas tanah dan rumah yang dijual. Bukan tanah atau rumahnya, tetapi hak atas tanah dan rumah.
UU Pokok Agraria (UUPA) menjelaskan bahwa Hak Milik kecuali yang diberikan kepada transmigran dan tanah wakaf, Hak Guna Usaha, dan Hak Guna Bangunan, dapat diadakan peralihan hak dengan cara jual beli. Hak Milik ini telah diatur dalam UUPA. Hak Milik merupakan hak kepemilikan terkuat atas tanah dibandingkan hak-hak yang lain.
Subyek Jual Beli Tanah
Subyek hukum dari kesepatan jual beli adalah perorangan atau individu, dalam hal ini adalah penjual dan pembeli. Dyara menyatakan subyek hukum dari badan hukum dalam persetujuan jual beli tanah dan rumah tidak dapat melakukan hubungan persetujuan jual beli tanpa penunjukan kuasa antara badan hukum sebagai pihak penjual dan pembeli. Terkait subyek jual beli tanah ini juga diatur dalam UUPA. Subyek yang dapat mempunyai Hak Milik adalah warga negara Indonesia dan juga badan hukum yang ditunjuk oleh pemerintah.
Sahnya Jual Beli Tanah
Proses jual beli dianggap sah kalau terpenuhinya syarat materiil dari jual beli tersebut. Hal ini merujuk pada ketentuan Pasal 1320 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan Keputusan Mahkamah Agung no 123/K/Sip/1970. Ketentuan ini mencakup kecakapan dan kewenangan para pihak untuk melakukan perbuatan hukum yang bersangkutan, lantas dipenuhinya syarat oleh pembeli untuk menjadi pemegang hak atas tanah yang dibeli. Kemudian juga persetujuan bersama untuk melakukan jual beli tersebut dan terakhir dipenuhinya syarat tunai, terang, dan riil.
Jual Beli Tanah Tanpa Melalui Notaris/ PPAT
Jual beli tanah tanpa melalui Notaris/ PPAT atau disebut juga jual beli “di bawah tangan”, paling banyak terjadi di perdesaan, dengan dokumen yang dihasilkan hanya berupa Perjanjian Jual Beli atau Pernyataan Jual Beli yang ditandatangani para pihak, saksi dan Kepala Desa Setempat. Menurut praktisi hukum Boris Tampubolon, S.H, surat sebagai alat bukti yang sempurna adalah akta otentik, yaitu akta yang dibuat dalam bentuk yang ditentukan undang-undang oleh atau dihadapan pejabat umum yang berwenang untuk itu di tempat akta itu dibuat (Pasal 1868 KUHPerdata), misalnya akta yang dibuat oleh notaris.
Akta di bawah tangan tetap bisa jadi alat bukti namun kekuatan pembuktianya lemah dan belum sempurna. Kecuali surat di bawah tangan tersebut diakui kebenarannya oleh pihak “lawan”.
Hal ini bisa dilihat dari Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 775 K/Sip/1971, tanggal 6 Oktober 1971 yang kaidah hukumnya menyatakan:
“Surat jual beli tanah “di bawah tangan” yang diajukan dalam persidangan, kemudian disangkal oleh pihak lawan, dan tidak dikuatkan dengan alat bukti lainnya, maka surat jual beli tanah tersebut dinilai sebagai alat bukti yang lemah dan belum sempurna”
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa kekuatan pembuktian surat di bawah tangan lemah dan belum sempurna, namun ia bisa menjadi bukti yang kuat dan sempurna bila diakui oleh lawan atau dikuatkan dengan alat-alat bukti lainnya seperti keterangan saksi, dan sebagainya.
Kesimpulan
Untuk menghindari permasalahan terkait dengan kepemilikan tanah, transaksi jual/beli tanah, maka harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Referensi:
Gambar:
1. https://smartlegal.id/smarticle/2018/12/05/tahapan-jual-beli-tanah/
Penyusun: Shofyan Khasani, S.S
date_range 19 Juni 2023 14:03:25
place Lokasi : Rumah masing-masing Kepala Dusun
account_circle Koordinator : SHOFYAN KHASANI
date_range 19 Juni 2023 14:03:25
place Lokasi : Jadwal Terlampir
account_circle Koordinator : SHOFYAN KHASANI
date_range 19 Juni 2023 14:03:25
place Lokasi : Pendopo Balaidesa Cisumur Jl. Kartadiwirya No. 1 Cisumur
account_circle Koordinator : SHOFYAN KHASANI
| Hari ini | : | 576 |
| Kemarin | : | 407 |
| Total Pengunjung | : | 703.597 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.116 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Pelayanan Kesehatan Rutin untuk Ibu Hamil di Desa Cisumur, Bumil KEK Jadi Fokus Pemantauan
date_range 24 Juni 2026
favorite 108 Kali
Pembentukan Panitia HUT RI dan Syuro Berjalan Sukses di Desa Cisumur
date_range 22 Juni 2026
favorite 125 Kali
1.469 Keluarga Penerima Manfaat Desa Cisumur menerima bantuan beras CPP
date_range 12 Juni 2026
favorite 146 Kali
Puskesmas Gandrungmangu 1 Gelar Kegiatan ACF dan Pemeriksaan Radiografi Toraks di Desa Cisumur
date_range 09 Juni 2026
favorite 155 Kali
SewaTKD: Solusi Digital Pengelolaan Sewa Tanah Kas Desa yang Modern dan Efisien
date_range 27 April 2026
favorite 234 Kali
SiaPlus: Solusi Modern Administrasi Pertanahan Desa yang Tertib, Cepat, dan Valid
date_range 27 April 2026
favorite 253 Kali
Jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Desa Cisumur Gelar Tasyakuran Usai Renovasi Gedung
date_range 19 Februari 2026
favorite 389 Kali
Himbauan Kepala Desa Cisumur tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Wilayah Desa Cisumur
date_range 19 Maret 2020
favorite 12.390 Kali
Mengenal PISEW, Program Andalan Kementrian PUPR dalam Pencapaian Sasaran NAWACITA
date_range 27 Juni 2022
favorite 6.063 Kali
Yang Harus Anda Diketahui Dalam Jual Beli Tanah
date_range 08 Maret 2020
favorite 4.069 Kali
Tahlilan-Slametan Sebagai Kearifan Lokal di Desa Cisumur
date_range 11 September 2020
favorite 3.520 Kali
Banprov 2023 Turun, Pemerintah Desa Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Pembangunan
date_range 09 Juni 2023
favorite 2.696 Kali
Infografi COVID-19
date_range 29 Maret 2020
favorite 2.462 Kali
Strategi Single Branding Dalam Pengembangan Produk Unggulan Desa
date_range 06 April 2020
favorite 2.378 Kali
Menyambut Tantangan Kemajuan, Pemdes Cisumur Gelar Pelatihan Pengelolaan BUMDesa
date_range 11 November 2021
favorite 677 Kali
BUM Desa Lestari Desa Cisumur Sukses Selenggarakan Musyawarah BUMDes
date_range 22 Maret 2021
favorite 977 Kali
SOSIALISASI EMPAT PILAR MPR RI DI DESA CISUMUR
date_range 11 September 2020
favorite 976 Kali
Press Release Pemdes Cisumur atas Refokusing APBDes TA 2021 Guna Pelaksanaan PPKM
date_range 16 Februari 2021
favorite 1.075 Kali
Kepala Desa Apresiasi Semangat Swadaya Warga RT 001 RW 002 Pondok Gede
date_range 26 Januari 2021
favorite 919 Kali
Mengenal PISEW, Program Andalan Kementrian PUPR dalam Pencapaian Sasaran NAWACITA
date_range 27 Juni 2022
favorite 6.063 Kali
WARGA DESA CISUMUR KEMBALI TERIMA BERAS BANSOS PKH
date_range 25 September 2020
favorite 911 Kali